4 Langkah Cara Mengatasi Flashdisk Tidak Terbaca BIOS

Bagaimanakah caranya mengatasi flashdisk yang tidak terdeteksi pada BIOS? Masalah yang satu ini memang terbilang cukup jarang terjadi.

Banyak orang yang akan melakukan instal ulang laptop atau pemasangan OS pada laptop pastinya bisa melaluinya dengan mudah terutama orang yang ahli dan berpengalaman.

Namun, ternyata orang yang berpengalaman dalam pemasangan OS pada laptop pun bisa mengalami kesulitan terutama ketika mengalami flashdisk yang tidak terbaca.

Padahal, tentu saja hal ini akan sangat mengganggu proses pemasangan OS. Lalu seperti apa cara mengatasinya?

Untuk Anda yang mengalami masalah soal flashdisk yang tidak terbaca pada BIOS, Anda tidak perlu khawatir karena cara mengatasinya sangat mudah.

Sebelumnya, pastikan terlebih dahulu bahwa flashdisk yang Anda gunakan memang tidak rusak. Jika memang bukan kerusakan flashdisk yang menjadi penyebabnya, maka Anda bisa atasi dengan sangat mudah.

Anda tidak perlu menyiapkan perangkat apapun dan tidak perlu menyiapkan software apapun untuk mengatasi masalah ini.

Ya, cara untuk mengatasi flashdisk yang tidak terbaca pada BIOS adalah

Dengan melakukan pengaturan BIOS dan ubahlah pengaturan pada Fast Boot Mode. Adanya Fast Boot Mode akan membuat laptop laptop bisa melakukan booting yang sangat cepat tetapi tidak melakukan beberapa proses atau dengan kata lain ada proses yang dihilangkan.

Sedangkan jika Fast Boot Mode tidak diaktifkan atau dalam mode “disable” maka proses booting akan berjalan lancar dan USB pun bisa terbaca atau terdeteksi.

Sehingga, mengatasi flashdisk yang tidak terbaca pada BIOS hanyalah soal melakukan pengubahan pengaturan pada Fast Boot Mode.

Untuk cara menonaktifkan Fast Boot Mode pun sangatlah mudah:

  1. Pertama, Anda bisa langsung masuk ke pengaturan BIOS terlebih dahulu. Umumnya, masuk ke pengaturan BIOS adalah dengan menekan tombol F2 saat sedang booting.
  2. Kedua, pilihlah menu Advanced. Ketiga, masuk ke pengaturan Fast Boot Mode dan ubahlah menjadi “disable” lalu setelah itu langsung save dan exit.
  3. Setelah pengaturan Fast Boot Mode tadi berhasil, maka Anda bisa menuju pengaturan Boot Priority.
  4. Urutkan USB Flashdisk menjadi urutan nomor satu agar booting bisa menggunakan flashdisk sesuai dengan yang Anda inginkan.